Breaking

Warga Surabaya Perlu Tahu, KNEKS Bawa Ekosistem Syariah ke Harvard

RE
Minggu, 27 September 2026
Warga Surabaya Perlu Tahu, KNEKS Bawa Ekosistem Syariah ke Harvard

NAVIGASI.CO.ID — Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) memperkenalkan konsep ekonomi syariah Indonesia di Harvard University. Pemaparan menyoroti peran sektor riil dalam ekosistem keuangan syariah, bukan sekadar instrumen keuangan.

Materi bertajuk Introduction to Islamic Economy and Finance: Concepts, Ecosystem, and Indonesia's Experience dibawakan Emir di hadapan audiens kampus. Dia menegaskan ekonomi syariah mencakup sektor keuangan sekaligus sektor riil.

Prinsip dan Peran KNEKS

Menurut Emir, prinsip yang dipegang mencakup keadilan, keseimbangan, kemaslahatan, dan keberlanjutan. Di Indonesia, KNEKS berperan sebagai orkestrator pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional.

Salah satu fondasi ekosistem tersebut adalah Halal Value Chain (HVC). Rantai nilai ini menghubungkan sektor produksi halal dengan pembiayaan syariah.

Kontribusi HVC ke PDB

Pada kuartal I 2026, sektor HVC menyumbang 26,07 persen terhadap PDB atau setara Rp1.613 triliun. Angka itu tumbuh 6,8 persen secara tahunan.

Pertumbuhan ditopang sektor pertanian, makanan dan minuman halal, fesyen, serta pariwisata. Keempat sektor ini menjadi penggerak utama rantai nilai halal Indonesia.

Dampak bagi Industri dan Pelaku Usaha

Pemaparan di Harvard membuka peluang kerja sama lintas negara bagi pelaku usaha halal Indonesia. Sektor makanan, fesyen, dan pariwisata berpotensi menjangkau pasar global yang lebih luas.

Bagi UMKM, penguatan HVC berarti akses pembiayaan syariah dan rantai pasok yang lebih terstruktur. Pemerintah menempatkan ekosistem ini sebagai bagian dari strategi ekonomi nasional.

KNEKS melanjutkan promosi ekosistem syariah Indonesia ke forum internasional. Langkah berikutnya adalah memperkuat kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan industri di luar negeri.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua