JEMBER — Pelantikan tersebut sekaligus menjadi langkah penyegaran struktur birokrasi Pemkab Jember untuk mengakselerasi program kerja daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dua prioritas yang disebut menjadi fokus penataan kali ini adalah pengentasan kemiskinan dan optimalisasi layanan dasar.
Dari 36 nama yang menempati posisi baru, 13 di antaranya mengisi kursi camat di wilayah, mulai dari Balung, Gumukmas, Jenggawah, Jombang, Kaliwates, Kalisat, Kencong, Silo, Sukowono, Sumberejo, Sumberbaru, hingga Tanggul. Sisanya mengisi jabatan sekretaris dinas, sekretaris badan, dan kepala bidang di sejumlah OPD.
Siapa Saja yang Menempati Posisi Baru?
Sejumlah nama yang dilantik antara lain Nurul Aini Dwi Kusumawati sebagai Kepala Bagian Program dan Keuangan Sekretariat DPRD, Lia Dani Sapitri sebagai Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD, serta David Yanuar Menertja sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja.
Di jajaran sekretaris dinas dan badan, Sandi Cahyono mengisi posisi Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Arif Riyantono sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, dan Dany Alqolin sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Posisi camat diisi Nuryadi (Balung), Choirul Dwi Cahyanto (Gumukmas), Agus Sujahyo (Jenggawah), Alfi Fauzi (Jombang), Farisa Jamal Taslim (Kaliwates), Jono Wasinudin (Kalisat), Leon Ambar Lazuardi (Kencong), Ervan Setiawan (Silo), Rusdiyanto (Sukowono), Sucipto (Sumberejo), Haroni Arfianto (Sumberbaru), dan Mochamad Farid Wazdi (Tanggul).
Mengapa Pejabat Muda Ditempatkan di Wilayah?
Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyebut perombakan ini sebagai hal biasa. Menurutnya, kinerja pejabat sebelumnya sudah bagus, tetapi pihaknya membutuhkan percepatan program.
"Perombakan ini hal biasa. Kinerja pejabat sebelumnya sudah bagus, namun kita membutuhkan percepatan. Oleh karena itu, banyak pejabat muda yang kita tempatkan di wilayah seperti camat, sementara para senior kami posisikan di organisasi perangkat daerah (OPD)," kata Gus Fawait.
Pola penempatan itu menempatkan deretan figur muda di lini depan pelayanan masyarakat tingkat wilayah, sedangkan para pejabat senior diposisikan untuk memperkuat struktur OPD.
Target Layanan Kesehatan Naik Bertahap
Sektor kesehatan turut menjadi fokus dalam perombakan tersebut. Penugasan para kepala puskesmas baru diproyeksikan memperluas jangkauan layanan kesehatan prioritas, seperti pengobatan gratis dan program homecare.
Target keterjangkauan sasaran program penanganan kesehatan diarahkan meningkat bertahap dari 25 ribu sasaran menjadi 50 ribu sasaran, hingga menembus 100 ribu sasaran pada tahun depan.
"Jangkauan program homecare dan pengobatan gratis harus diperluas secara masif. Dari yang sebelumnya menjangkau sekitar 25 ribu sasaran, kami targetkan naik menjadi 50 ribu, hingga menembus 100 ribu sasaran pada tahun depan," ujar Gus Fawait.
Kursi Kepala Dinas Kosong Menunggu Open Bidding
Pemenuhan posisi kosong di lingkungan Pemkab Jember dilakukan secara berlanjut. Untuk posisi kepala dinas yang saat ini masih dipimpin Pelaksana Tugas (Plt), Pemkab Jember mengagendakan seleksi terbuka (open bidding) pada rentang November atau Desember mendatang.
"Bulan November atau Desember mendatang, kami rencanakan menggelar open bidding untuk mengisi jabatan-jabatan yang masih kosong atau diisi oleh Plt," tutur Gus Fawait.
Selain 13 camat, jabatan kepala bidang yang terisi antara lain Kukuh Hidayat sebagai Kepala Bidang Penetapan dan Keberatan Pendapatan Daerah Badan Pendapatan Daerah, Arif Guguh Prasetyo sebagai Kepala Bidang Keselamatan Dinas Perhubungan, dan Arif Yoni Setiawan sebagai Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera Dinas Kesehatan.
Kursi kepala bidang lain diisi Kurnia Widyastuti (Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Pertanian), Arif Rahman Noya (Kebersihan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup), Ratna Sari Wulan (Layanan Media dan Komunikasi Publik), Rizky Nur Wijaya (Jalan), serta Neni Suhartini Putri (Perindustrian).