BANYUWANGI — Kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 19.35 WIB di Jalan Raya Banyuwangi–Situbondo, tepatnya di utara GWD, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo. Insiden melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernopol P-2730-YA kontra truk Colt Diesel Mitsubishi bernopol AD-8024-JF.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfian membenarkan kedua kejadian tersebut. Menurutnya, kecelakaan di Wongsorejo terjadi saat pengendara motor berusaha mendahului kendaraan roda empat di depannya.
Korban Tewas di Tempat, Penumpang Alami Patah Tulang
Motor Scoopy yang dikendarai SR (52), petani asal Desa Segobang, Licin, berboncengan dengan LH (42), melaju dari arah utara ke selatan. Saat mendahului, pengendara kehilangan keseimbangan hingga oleng ke kanan dan menabrak bagian depan sebelah kanan truk Mitsubishi yang dikemudikan RAK (25) asal Karanganyar dari arah berlawanan.
"Benturan keras pun tak terhindarkan. Akibat kejadian, SR mengalami luka robek di paha kiri dan kanan serta robek di kening. Hingga mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP," ujar Ipda Pepri kepada blok-a.com, Senin (12/10/2026).
Penumpangnya, LH, mengalami luka robek di dagu dan kaki kiri, patah tulang wajah, serta patah lengan tangan kiri bawah. Korban meninggal dan luka kemudian dievakuasi ke RSUD Blambangan Banyuwangi.
Adu Banteng Motor di Genteng, Lima Orang Terluka
Selang sekitar 25 menit kemudian, sekitar pukul 20.00 WIB, kecelakaan kedua terjadi di Jalan Raya Hasyim Ashari, tepatnya di simpang tiga depan BPR Nusamba, Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng. Kecelakaan adu banteng tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat bernopol P-4313-UN kontra sepeda motor Honda Kharisma tanpa nopol.
"Akibat peristiwa tersebut 5 Orang alami Luka," jelas Ipda Pepri.
Motor Honda Beat yang dikendarai DS (37), perempuan asal Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, berboncengan dengan anaknya RAN (6), melaju dari selatan ke utara. Dari arah berlawanan melaju motor Honda Kharisma yang dikendarai pelajar OMS (15), berboncengan dengan dua temannya NAP (15) dan A.
"Ketiganya merupakan warga Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng," beber Ipda Pepri.
Saat tiba di TKP, motor Beat berbelok ke kanan. Karena jarak terlalu dekat dan kedua pengendara tidak sempat menghindar, tabrakan adu depan pun terjadi. Kelima orang yang menaiki dua motor tersebut terjatuh dan mengalami luka-luka.
DS Dirujuk ke RS Al-Huda Gambiran
DS mengalami retak hidung dan lecet di pelipis mata kiri, sementara RAN lecet di tangan dan kaki. Pengendara Kharisma, OMS, luka di dada dan lecet kaki kanan. Sedangkan penumpangnya NAP dan A mengalami lecet di tangan dan kaki.
Para korban sempat dibawa ke RSUD Genteng, kemudian pengendara Beat, DS, dirujuk ke RS Al-Huda Gambiran untuk perawatan lebih lanjut.
"Polisi mengimbau pada pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat malam hari dan ketika hendak mendahului kendaraan lain," tutup Ipda Pepri.